Belanja Kebaikan Setiap Bulan

Pernah dengar hadits dari Imam Muslim berikut?  

 “Mutharrif mendapatkan riwayat dari bapaknya radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: “Aku pernah menemui Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sedang membaca surat (أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ) , beliau bersabda, “Anak manusia mengucapkan, ‘Hartaku, hartaku’, kemudaian beliau bersabda, “Wahai anak manusia, Apakah kamu memiliki dari hartamu melainkan yang kamu telah makan lalu habis, atau yang kamu telah pakai lalu rusak, atau yang telah kamu sedekahkan maka itu yang tersisa”.

Hmm kemudian mikir selama ini uang atau harta kita kemana aja ya? Kadang kita lupa kemana larinya uang kita. Giliran udah habis baru keinget, kadang juga nyesel ternyata beli sesuatu yang kurang begitu penting #tjurhat. Kemudian saya teringat ada cara sedekah yang mudah, kalian pasti sering denger dong. Yap, KITABISA.COM!

Bukannya promosi tapi laman ini emang membantu kita buat belanja kebaikan dengan cara yang kekinian dan gampang banget tinggal klik klik sajha. Scrolling laman ini kita bakal nemuin ratusan campaign dari ratusan campaigner, baik dari individu maupun dari lembaga resmi. Yang jelas ada penjelasan dari si campaigner jadi kita tau kondisinya bagaimana. Selain itu, ada pula update tentang campaign tersebut jika sudah disalurkan, jadi kita bisa memantau kalo dananya emang udah sampai. Baca-baca campaign-nya jadi ngingetin lagi kita kalo mesti banyak bersyukur. Klise emang, tapi harus sering diingetin. 

Buat mempermudah, kita juga bisa install aplikasinya di smartphone dan kita bisa buka kapanpun. Kemudian kita bisa menyediakan anggaran khusus untuk belanja kebaikan di rencana monthly expenditure kita. Nggak banyak nggak papa, mulai dari 20 ribu atau 50 ribu, nanti bisa meningkat lagi kalo kita udah siap nambah anggarannya. Jadi selain buat kebutuhan sehari-hari, buat sedekah juga sudah teralokasi. Itung-itung buat tabungan akhirat kita kan.

Sekian cuap-cuap di tengah (sedikit) kegabutan pagi ini, semoga bermanfaat dan selamat berbelanja kebaikan!

somedayinseptember:

rizkikurniadhi:

Semoga bermanfaat. Download gratis di sini

My Self Potrait, Biodata, My Family, Reasons Why I Am Awesome, Kalender 2018, Kalender 2019, Kalender Puasa 2018, Life Plan (Rencana Usia 21-60 Tahun), Yearly Goals, Monthly Spread, Weekly Schedule, Daily Activities, Jadwal Kajian, Du’a List, Kalender Cuti Liburan 2018, Places to Travel, Financial Report, Books to Read, Must Have Items, People That Inspire Me, Family & Close Friends Milad, End-of-Year Evaluation, Notes.

Rencana tanpa tindakan adalah sia-sia.
Salah satu hal yang harus segera dirubah adalah, menunda.
Jangan sampai karena terlena oleh waktu,
pekerjaan kita tunda, tiba-tiba ajal menjemput.
Yang mampu dilakukan hari ini, lakukanlah…!

Dr. ‘Aidh Al-Qarni

This is an awesome one. Thank you~~

Fani, gadis pulau seberang yang sudah meramaikan libur tahun baru saya di Jakarta (akibat nggak bisa pulang ke Jogja). Baek baek yak di Sintang, tapi jangan lupa sering pulang 😎

Jadi selanjutnya kita ketemuan di pulau mana nih ? 💞💞💞 #longdistancefriendship #bedapulau

novieocktavia:

Perantauan dan Pertanyaan Kapan Pulang

Menanyakan kapan pulang kepada siapapun yang sedang berjuang di perantauan perlulah berhati-hati. Sebab bagi mereka, pertanyaan itu bisa berubah menjadi dua mata pisau: di satu sisi merasa bahagia sebab ternyata ada orang lain yang memerhatikan dan merindukannya pulang, tapi di sisi lain bisa menjadi ujung tombak risau sebab mungkin hatinya sedang rindu pada sesuatu yang ditinggalkannya di tanah kelahiran.

Pulang, dalam sempit atau luasnya pemaknaan, tentu tak pernah menjadi sederhana bagi mereka yang memendam rindu pada segala hal yang ditinggalkan. Pun bagi yang dititipi rindu, terpisah, dan seolah ditinggalkan, kata pulang entah sejak kapan menjadi tak biasa hingga pertanyaan kapan pulang seringnya keluar begitu saja. Satu hal, mungkin itu tersebab ekspresi rindu yang entah bagaimana menceritakannya. Tapi, bagaimana pun, lingkaran ukhuwah yang melebar seiring meluasnya jarak dan aktivitas tak boleh menjadi alasan kesedihan berkepanjangan

Bagi siapapun yang sedang dalam perjuangan di tanah rantau yang jauhnya terpisah laut, samudera, dan zona-zona waktu, selamat berjuang! Terima kasih telah memenangkan setiap kerumitan dan kesulitan dengan tetap bertahan dalam kebaikan, meski tertatih, meski suatu ketika tak ada yang bisa dilakukan selain berjalan pelan-pelan sambil mengobati luka yang darahnya sedikit sulit untuk dihentikan. Semoga Allah senantiasa meringankan langkah-langkahmu dan menggembirakanmu dengan sebaik-baik penjagaan. Soal pulang, tak perlu risau, titipkan pada Allah apa-apa yang ditinggalkan, pun apa-apa yang belum tergapai di masa depan.

Bagi siapapun yang sedang merasa jauh dari orang-orang tersayang sebab terpisah perbedaan jalan berjuang, selamat melangitkan doa-doa kebaikan! Terima kasih telah berbaik sangka kepada sesama manusia dan juga kepada Sang Pencipta dengan berpikir bahwa selama bersama-Nya semua akan baik-baik saja. Semoga Allah juga memudahkan setiap perjuanganmu dalam kebaikan, sebab setiap orang sejatinya tengah berada dalam jalur berjuangnya sendiri-sendiri. Soal pertemuan, tak perlu risau dengan terus-menerus bertanya kapan pulang kepada yang sedang berjuang, serahkan saja pada Allah apa-apa yang tak mampu kita urus dalam genggaman.

Salam (untuk dan) dari belahan dunia yang sedang mencercapi malam, meski mungkin disana malam hampir saja berpamitan atau bahkan matahari sedang bersiap untuk meninggi pelan-pelan. Selamat berjuang, atas seizin-Nya insyaAllah sebentar lagi sampai :”)

_____

Picture: Pinterest

*out of words :“)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai