Me : “eh, kok aku salah fokus ke wallpaper hpmu sih" (sambil ngeliat lagi wallpaper hpnya bertuliskan ‘Ya Allah, ubahlah cintaku pada makhluk ciptaan-Mu menjadi cinta kepada-Mu’)
A : “lagi mau hijrah” (katanya sambil nyengir dan berlalu)
Me : (senyum doang, ‘alhamdulillah’ dalam hati)

hi MEKS!
Sukses karirnya buat Kak Didit yang udah mau penempatan. Sukses skripsi buat saya, Adit, dan Ifan. Sukses pkl buat Ardi, Bahrul, Wahyu, Ina, Radita, dan Juniarita.

Someday I may prove ‘thousand reasons why connectivity matters’ as I grew up among people called themselves ‘meks’ for two years and I learnt to more people outside there. Sukses selalu, Meks!

May Allah grant your wishes. May your kindness leads you to the most kind-hearted one. I hope your dreams take you to the corner of your smile, the highest of your hopes, the window of your opportunity, and to the special places you wanna feel. Thanks Allah, I met you that day since you inspires me a lot. Enjoy your day, because every single day is an endless blessing.

Happy friday!

Akhirnya kesampaian ‘one day trip in Solo’. Muter-muter Solo sampai ke Taman Balekambang ketemu rusa sama ke Taman Sriwedari. Terus wisata kuliner ke Warung Selat Mbak Lies yang dekorasinya unyu. Thanks for partner ngebolang kalo di rumah >> Risa. Hope to have another trip with you!

[Pantai Gesing, Serasa Pantai Pribadi]

Berlokasi di Gunung Kidul, pantai ini agak terpisah dari deretan Pantai Baron, Krakal, Kukup dan pantai-pantai lain yang lebih terkenal. Walaupun hari Minggu, tak banyak wisatawan yang datang. Pantai ini masih tergolong belum banyak diketahui wisatawan. Uniknya, saat saya ke sana, ada 4 orang bule beserta istri dan anaknya sedang berwisata. Padahal untuk mencapai pantai ini hanya ada satu penunjuk arah yang ternyata masih jauh dari pantai ini.

Pantai ini tak terlalu luas dan cukup sepi. Pasir putih lembut dengan ombak yang landai membuat orang yang datang ingin segera bermain air. Pantai Gesing terbentuk dari teluk kecil di antara 2 bukit karang. Di sebelah Pantai Gesing terdapat rumah makan di atas bukit lengkap dengan pemandangan pantai dari atas. Ada pula tangga untuk menyusuri bukit serta gardu-gardu kecil untuk duduk menikmati pemandangan. Selain itu, ada teluk yang sangat kecil yang hanya dikelilingi karang yang bisa memecah ombak dari lautan lepas. Subhanallah.

#promotelocals

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai