urwatilwuthqaaa:

Whatever it is that’s hurting you, whatever it is that’s causing you pain, whatever it is, that’s meant you don’t smile as much as you used to,
you don’t talk as much as you used to and you’re a different person to who you used to be,

know, that there is a purpose behind it, whether you understand it or not. There is wisdom behind it, whether you see it or not and there is goodness in it, whether you’re able to find it then or not.

And isn’t it strange, how for some reason, we only realise that when everything is going good for us? Yet when we’re going through a hard time, we seem to forget that the pain and heartache, that too, has a purpose. That too, is building us, fixing us, preparing us, and teaching us.

Sometimes you can’t make sense of it right then, but after some time you understand why, and you’re grateful, that you went through those things, just so you could come back to your Lord.

Everything that has been created serves a purpose. The sun you wake up to every morning, has a purpose. Those trees you walk past every day, have a purpose. Each of your organs within you, have a purpose. And those tests and trials you’re afflicted with, they too, have a purpose.

So perhaps you are touched with hardships, soaked in sorrow and enveloped with sadness, but let your belief, yaqīn, hope and longing in Allāh, save you- from drowning in them.

— Your Sister Umm Turāb al-Banghāliyyah.

a reminder.

nadyamaysyarah:

Stop Holocaust, Burma!

The thing I mad about today is Rohingya Muslims are being slaughtered and burnt alive village by village by Buddhist extremists and there’s no global outrage or action. And the leader of the country sadly dont condemn this action, very disappointing.

It honestly breaks my heart even more about what’s happening to Rohingya muslims and the fact that I’ve only seen few people on my timeline talk about it, so insane. The lack of media coverage or people caring, whether muslim or non-muslim is despicable. We should all be ashamed of ourselves, this is genocide, this is murder! We all have a platform on this website to inform at least one person on this situation and bring awareness so please do so. 

Stop talking about @raisa6690 and @hamishdw, i mean they are married already, no chances exist for y’all to get her back, this is your chance to inform the world about Rohingya, so they’ll get help soon.

if you can share how much you care about other people’s life, how much you care about depression awareness day. PLEASE show how much you care about this issue as well. PLEASE SAVE MUSLIMS OF ROHINGYA (I’m tearing apart). make this viral #SaveRohingya. Let the @unitednations knows that we care. you don’t have to share gory photos to show you care, I cant even see those sadden pictures or Rohingya, you can share the words, share the valid donation link if you find any (as I know, the access to the country is limited until now so if you know any, please recheck and then share if its valid) 

If only i had plane or jet and send myself and tons of food, because something that really upsets me is that there’s enough food in the world for everyone yet half the world is overweight and the other is dying from lack of food, c’mon, are you even human oh self? I even want to bring them all to my country, they genuinely can stay at my humble house😭 

Speak out for those sufferring, speak out for those who do not have a voice or the privilege to be heard. Speak out against injustice.

kalau kamu bernafas, itu tandanya kamu makhluk hidup. kalau kamu peduli, itu berarti kamu manusia. – @edgarhamas

Gunungkidul now home to Southeast Asia’s second-longest flying fox

I really suggest Gunungkidul for a complete natural tourism :beach, waterfall, cave, hill, lake, green village, and ancient volcano. Especially for the beaches, each of them has its own unique, yet I choose the not-so-crowded beach like Gesing and Sepanjang beach.

Gunungkidul now home to Southeast Asia’s second-longest flying fox

Jika Anak Bertanya tentang Allah

superbmother:

Utamanya pada masa emas 0-5 tahun, anak-anak menjalani hidup mereka dengan sebuah potensi menakjubkan, yaitu rasa ingin tahu yang besar. Seiring dengan waktu, potensi ini terus berkembang (Mudah-mudahan potensi ini tidak berakhir ketika dewasa dan malah berubah menjadi pribadi-pribadi “tak mau tahu” alias ignoran, hehehe). Nah, momen paling krusial yang akan dihadapi para orang tua adalah ketika anak bertanya tentang ALLAH . Berhati-hatilah dalam memberikan jawaban atas pertanyaan maha penting ini. Salah sedikit saja, bisa berarti kita menanam benih kesyirikan dalam diri buah hati kita. Nauzubillahi min zalik, ya…

Berikut ini saya ketengahkan beberapa pertanyaan yang biasa anak-anak tanyakan pada orang tuanya:

Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?”
Tanya 2: “Bu, bentuk Allahitu seperti apa?”
Tanya 3: “Bu, kenapa kita gak bisa lihat Allah?
Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana?
Tanya 5: “Bu, kenapa kita harus nyembah Allah?”

Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?

Jawablah :

“Nak, Allah itu Yang Menciptakan segala-galanya. Langit, bumi, laut, sungai, batu, kucing, cicak, kodok, burung, semuanya, termasuk menciptakan nenek, kakek, ayah, ibu, juga kamu.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

Tanya 2: “Bu, bentuk Allah itu seperti apa?”

Jangan jawab begini :

“Bentuk Allah itu seperti anu ..ini..atau itu….” karena jawaban seperti itu pasti salah dan menyesatkan.

Jawablah begini :

“Adek tahu ‘kan, bentuk sungai, batu, kucing, kambing,..semuanya.. nah, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa pun yang pernah kamu lihat. Sebut saja bentuk apa pun, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa yang akan kamu sebutkan.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

فَاطِرُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ‌ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٲجً۬ا وَمِنَ ٱلۡأَنۡعَـٰمِ أَزۡوَٲجً۬ا‌ۖ يَذۡرَؤُكُمۡ فِيهِ‌ۚ لَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ۬‌ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ (١١)

[Dia] Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan [pula], dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S. Asy-Syura:11)

Tanya 3: “Bu, kenapa kita gak bisa lihat Allah?

Jangan jawab begini :

Karena Allah itu gaib, artinya barang atau sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Jawaban bahwa Allah itu gaib (semata), jelas bertentangan dengan ayat berikut ini.

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir; Yang Zahir dan Yang Batin ; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. [Al-Hadid (57) : 3]

Dikhawatirkan, imajinasi anak yang masih polos akan mempersamakan gaibnya Allah dengan hantu, jin, malaikat, bahkan peri dalam cerita dongeng. Bahwa dalam ilmu Tauhid dinyatakan bahwa Allah itu nyata senyata-nyatanya; lebih nyata daripada yang nyata, sudah tidak terbantahkan.

Apalagi jika kita menggunakan diksi (pilihan kata) “barang” dan “sesuatu” yang ditujukan pada Allah. Bukankah sudah jelas dalil Surat Asy-Syura di atas bahwa Allah itu laysa kamitslihi syai’un; Allah itu bukan sesuatu; tidak sama dengan sesuatu; melainkan Pencipta segala sesuatu.

Meskipun segala sesuatu berasal dari Zat-Sifat-Asma (Nama)-dan Af’al (Perbuatan) Allah, tetapi Diri Pribadi Allah itu tidak ber-Zat, tidak ber-Sifat, tidak ber-Asma, tidak ber-Af’al. Diri Pribadi Allah itu tidak ada yang tahu, bahkan Nabi Muhammad Saw. sekali pun. Hanya Allah yang tahu Diri Pribadi-Nya Sendiri dan tidak akan terungkap sampai akhir zaman di dunia dan di akhirat.

[Muhammad melihat Jibril] ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu Yang Meliputinya. Penglihatannya [Muhammad] tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak [pula] melampaui-Nya. (Q.S. An-Najm: 16-17) {ini tafsir dari seorang arif billah, bukan dari saya pribadi. Allahua’lam}

Jawablah begini :

“Mengapa kita tidak bisa melihat Allah?”

Bisa kita jawab dengan balik bertanya padanya (sambil melatih adik comel berpikir retoris )

“Adik bisakah nampak matahari yang terang itu langsung? Tidak ‘kan..karena mata kita bisa jadi buta. Nah,melihat matahari aja kita tak sanggup. Jadi,Bagimana kita mau melihat Pencipta matahari itu. Iya ‘kan?!”

Atau bisa juga beri jawaban :

Adek, lihat langit yang luas dan ‘besar’ itu ‘kan? Yang kita lihat itu baru secuil dari bentuk langit yang sebenarnya. Adek gak bisa lihat ujung langit ‘kan?! Nah, kita juga gak bisa melihat Allah karena Allah itu Pencipta langit yang besar dan luas tadi. Itulah maksud kata Allahu Akbar waktu kita salat. Allah Mahabesar.

Bisa juga dengan simulasi sederhana seperti pernah saya ungkap di postingan “Melihat Tuhan”.

Silakan hadapkan bawah telapak tangan Adek ke arah wajah. Bisa terlihat garis-garis tangan Adek ‘kan? Nah, kini dekatkan tangan sedekat-dekatnya ke mata Adek. Masih terlihat jelaskah jemari Sobat setelah itu?

Kesimpulannya, kita tidak bisa melihat Allah karena Allah itu Mahabesar dan teramat dekat dengan kita. Meskipun demikian, tetapkan Allah itu ADA. “Dekat tidak bersekutu, jauh tidak ber-antara.”

Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana ?“

Jangan jawab begini :

“Nak, Allah itu ada di atas..di langit..atau di surga atau di Arsy.”
Jawaban seperti ini menyesatkan logika anak karena di luar angkasa tidak ada arah mata angin atas-bawah-kiri-kanan-depan-belakang. Lalu jika Allah ada di langit, apakah di bumi Allah tidak ada? Jika dikatakan di surga, berarti lebih besar surga daripada Allah…berarti prinsip Allahu Akbar itu bohong? [baca juga Ukuran Allahu Akbar]

Dia bersemayam di atas ’Arsy. <— Ayat ini adalah ayat mutasyabihat, yaitu ayat yang wajib dibelokkan tafsirnya. Kalau dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal makna denotatif dan konotatif, nah.. ayat mutasyabihat ini tergolong makna yang konotatif.

Juga jangan jawab begini :

“Nak, Allah itu ada di mana-mana.”

Dikhawatirkan anak akan otomatis berpikiran Allah itu banyak dan terbagi-bagi, seperti para freemason atau politeis Yunani Kuno.

Jawablah begini :

“Nak, Allah itu dekat dengan kita. Allah itu selalu ada di hati setiap orang yang saleh, termasuk di hati kamu, Sayang. Jadi, Allah selalu ada bersamamu di mana pun kamu berada.”

“Qalbun mukmin baitullah”, ‘Hati seorang mukmin itu istana Allah.” (Hadis)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. (Q.S. Al-Baqarah (2) : 186)

Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.(Q.S. Al-Hadiid: 4)

Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. (Q.S. Al-Baqarah (2) : 115)

Allah sering lho bicara sama kita.. misalnya, kalau kamu teringat untuk bantu Ibu dan Ayah, tidak berantem sama kakak, adek atau teman, tidak malas belajar, tidak susah disuruh makan,..nah, itulah bisikan Allah untukmu, Sayang.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (Q.S. Al-Baqarah: 213)

Tanya 5: “Bu, kenapa kita harus nyembah Allah?”

Jangan jawab begini :

“Karena kalau kamu tidak menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke neraka. Kalau kamu menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke surga.”

Jawaban seperti ini akan membentuk paradigma (pola pikir) pamrih dalam beribadah kepada Allah bahkan menjadi benih syirik halus (khafi). Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang menjadi ateis karena menurut akal mereka,”Masak sama Allah kayak dagang aja! Yang namanya Allah itu berarti butuh penyembahan! Allah kayak anak kecil aja, kalau diturutin maunya, surga; kalau gak diturutin, neraka!!”

“Orang yang menyembah surga, ia mendambakan kenikmatannya, bukan mengharap Penciptanya. Orang yang menyembah neraka, ia takut kepada neraka, bukan takut kepada Penciptanya.” (Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)

Jawablah begini :

“Nak, kita menyembah Allah sebagai wujud bersyukur karena Allah telah memberikan banyak kebaikan dan kemudahan buat kita. Contohnya, Adek sekarang bisa bernapas menghirup udara bebas, gratis lagi.. kalau mesti bayar, ‘kan Ayah sama Ibu gak akan bisa bayar. Di sungai banyak ikan yang bisa kita pancing untuk makan, atau untuk dijadikan ikan hias di akuarium. Semua untuk kesenangan kita.

Kalau Adek gak nyembah Allah, Adek yang rugi, bukan Allah. Misalnya, kalau Adek gak nurut sama ibu-bapak guru di sekolah, Adek sendiri yang rugi, nilai Adek jadi jelek. Isi rapor jadi kebakaran semua. Ibu-bapak guru tetap saja guru, biar pun kamu dan teman-temanmu gak nurut sama ibu-bapak guru. (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya [tidak memerlukan sesuatu] dari semesta alam. (Q.S. Al-Ankabut: 6)

Katakan juga pada anak:

“Adek mulai sekarang harus belajar cinta sama Allah, lebih daripada cinta sama Ayah-Ibu, ya?! (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

“Kenapa, Bu ?”

“Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal

Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal dunia, sedangkan Allah tidak pernah mati. Nah, kalau suatu hari Ayah atau Ibu meninggal, kamu tidak boleh merasa kesepian karena Allah selalu ada untuk kamu. Nanti, Allah juga akan mendatangkan orang-orang baik yang sayang sama Adek seperti sayangnya Ayah sama Ibu. Misalnya, Paman, Bibi, atau para tetangga yang baik hati, juga teman-temanmu.”

Dan mulai sekarang rajin-rajin belajar Iqra supaya nanti bisa mengaji Quran. Mengaji Quran artinya kita berbicara sama Allah. (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis).

Wallahua’lam.

Sumber :  Jika Anak Bertanya tentang Tuhan | Muxlimo’s

Being a mom is a big deal, preparation is a must. Karena nasib peradaban ini dipercayakan pada tangan para ibu.

Go follow @SuperbMother | superbmother.tumblr.com

*simpandulu*

Rekaman Sekolah Pra Nikah MTT (W1-W4)

fatihfatah:

Sebagaimana saya pernah memposting terkait sebuah event yang diadakan oleh DKM Majelis Ta’lim Telkomsel, yaitu Sekolah Pra Nikah (cek ig dan go follow : https://www.instagram.com/spn_mtt/ ) . Maka disini saya akan share rekaman video sesi Week 1 s/d Week 4 (keseluruahn materi dari W1-W8 yang insya Allah akan dishare kemudian) agar manfaat yang diambil bisa lebih luas oleh Ummat.

Teaser SPN MTT : https://www.youtube.com/watch?v=FiKPYmhNqOg

pers release SPN MTT : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/07/15/ot4hiu-ciptakan-generasi-penerus-unggul-mtt-gelar-sekolah-pra-nikah

W1 Pengantar Pernikahan (15 Juli 2017)

image

Judul : Single-lillah to Couple-lillah

Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=T4wMzhD7Htg

Pemateri : Ust. Muhsinin Fauzi

Profil Pemateri: Ustadz Muhsinin Fauzi yang lahir pada tahun 1972 ini telah menyelesaikan studi S1 nya pada tahun 1996 di Universitas Islam Madinah bidang studi Islam dan Hadits di kota Madinah, Saudi Arabia. Tahun 1999 beliau menyelesaikan studi lanjutannyadi bidang Manajemen di STIE IGI Jakarta.
.
Kini ustadz Muhsinin memfokuskan diri sebagai seorang trainer dan enterpreneur, serta aktif pada kegiatan dakwah dan sosial di masyarakat, perusahaan maupun di lingkungan pemerintahan melalui Yayasan Formula Hati yang didirikan oleh beliau. Sekarang, beliau menjabat sebagai Anggota Dewan Syariah MTT 2017-2020 dan Pemateri Tetap Kajian Dakwah Enlighment MTT.

W2 Motivasi Menikah  (22 Juli 2017)

image

Judul : Jika Cinta Segerakan, atau Relakan!

Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=fcRv8IS-wMo

Pemateri : Ust. Hanan Attaki

Profil Pemateri:  Ustadz Hanann Attaki yang berdarah Aceh ini telah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Al Azhar Mesir, Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir al-Qur’an hingga memperoleh gelar licence (Lc) pada tahun 2004. Selama di Kairo, beliau juga pernah aktif sebagai pemred buletin “Salsabila” yang diterbitkan oleh kelompok studi al-Qur’an dan ilmu-ilmu islam. Dengan tagline “Banyak Main, Banyak Manfaat”, beliau mendirikan gerakan positif untuk para pemuda yang diberi nama “Shift, Gerakan Pemuda Hijrah”. Tausiyahnya yang dibawakan dengan bahasa yang ringan dan kekinian memberikan nuansa baru dalam kajian di kalangan anak muda.

W3 Kesehatan Rumah Tangga  (19 Agustus 2017)

image

Judul : Berkah Cintanya, Sehat Jasmaninya

Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=xsYNF4y7u1c

Pemateri : dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, Sp. OG

Profil Pemateri : Dokter Rino Bonti lahir di Bandung pada 22 November 1972. Saat ini beliau berpraktek sebagai dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Rumah Sakit Hermina Jatinegara, Rumah Sakit Bunda Jakarta, dan RS SamMarie Kebayoran Baru.Beliau telah mengenyam pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi FKUI. Beliau merupakan anggota dari Ikatan Dokter Indonesia, dan Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia . Adapun layanan kesehatan yang diberikan oleh dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti adalah kebidanan dan kandungan seperti infertilitas, kelainan kandungan, tes kehamilan, konsultasi kehamilan, USG, dan persalinan.

W4 Manajemen Rumah Tangga  (5 Agustus 2017)

image

Judul : Rumah Tangga Idaman 1

Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=HM42so1ju2Y

Pemateri : Ust. Fauzil Adhim

Profil Pemateri : Ustadz Fauzil Adhim yang dilahirkan di daerah Mojokerto 29 Desember 1972 ini adalah seorang penulis yang berkompeten tentang keluarga dan pendidikan anak. Beberapa buku yang beliau terbitkan telah menjadi best seller dan sudah tidak asing lagi bagi kawula muda muslim, seperti “Kupinang Engkau dengan Hamdalah” dan “Kado Pernikahan untuk Isteriku”. Beliau telah menyelesaikan studinya di SI Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Beliau pernah aktif sebagai staff pengajar Fakultas Psikologi UII Yogyakarta, kolumnis tetap majalah Hidayatullah Surabaya untuk kolom Tarbiyah, kolumnis tetap harian umum Republika untuk kolom renungan Jumat dan banyak kegiatan lainnya.

Silahkan dishare, reblog, dan sebarkan sebanyak banyaknya. Semoga jadi amal jariyah untuk kita semua. Terima kasih

xyouthgen:

dhiyaulmahya:

The world has another craziness
Abandoned people ended up in loneliness
Seems like they have no place but they have to race
They don’t even know why they treated like sinners?
They’re human but the world seems don’t care at all

At the other side of the world, people shout human rights
But at the same time, they break their humanity.

Equity just a slogan
When it shouts from the mouth of arrogance
They just want to continue they tyranny
And make this world turn into agony.

Those people need to be saved by the people who got the brave.

Those people need shield to fight together in this battlefield.

If your day won’t last, at least make your pray stay last.

***

Dedicated to our brothers and sisters in Rohingya. I have to say sorry but I need to say, stay strong. You’ll have your best place. If it’s not in this world, you’ll always be safe by Allah’s side. In syaa Allah.

Puisi teruntuk saudara-saudari seakidah kita di Rohingya. Kami belum bisa pasang badan melawan tirani terhadap minoritas di sana, tetapi setidaknya kami masih bisa menangkup tangan, memberikan doa dan meminta perlindungan serta pertolongan kepada Allah untuk senantiasa Menjaga mereka.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai