Sometimes the best thing you can do is not think, not wonder, not imagine, not obsess. Just breathe and have faith that everything will work out for the best.
Apakah Kamu Masih Mau Berjuang?
Bagaimana jika ternyata seluruh kebahagiaan yang kamu tunggu itu ada di balik tebing-tebing tinggi itu, yang untuk menujunya kamu perlu bersabar lebih kuat dari biasanya, berjuang lebih tangguh dari biasanya, dan berdoa lebih lekat dari biasanya? Apakah kamu masih mau memperjuangkan kebahagiaan itu?
Bagaimana jika ternyata seluruh kebaikan yang ingin kamu lakukan itu memang sedang tidak dekat darimu, hingga untuk menujunya, kamu perlu bergeser dari zona nyaman, meninggalkan hal-hal menyenangkan, dan membuka diri terhadap banyak ketidakpastian? Apakah kamu masih mau memperjuangkan kebaikan itu?
Entahlah apa yang menjadi jawaban hatimu. Tapi, sebagaimana aku mengenalmu, sebagaimana pula kamu mengenal dirimu, berhenti dan menyerah rasanya memang tak pernah menjadi nilai dirimu. Sejak dulu berdaya juang, sejak dulu pula bermental pemenang. Maka, perasaan tak mampumu itu selesaikanlah segera, serahkanlah pada Dia yang Maha Memampukan dengan cara yang tak terkira. Pun, risaumu karena merasa tak berharga itu selesaikanlah segera, sebab dirmu terlalu berharga untuk merasa tak berharga, tak berdaya.
Selamat berjuang! Semoga Dia senantiasa mengawalmu dalam setiap perjuangan, agar Dialah yang menjadi petunjuk bagi lisanmu dalam berkata, bagi kakimu dalam melangkah, juga bagi hatimu dalam merasa. Perjuangan ini, yakinlah sebentar lagi akan sampai pada muaranya. Lalu aku berharap agar Dia berkenan menjelaskan dan memperkenankan semuanya 🙂
dan bukankah kehidupan sendiri juga sebuah perjuangan, menuju kebahagiaan sesungguhnya, oh hey lets moving on! 🙂
If you worry about what tomorrow brings, you’re going to be worrying for a whole lifetime. Focus on the present moment.
hey!
Suatu hari, kita akan paham bagaimana rasanya mengalah dan bahagia. Saat kita tidak lagi berpikir tentang menang dan kalah dalam hidup ini. Saat kita tidak lagi sibuk membangun anggapan tentang diri. Saat kita memiliki hati yang sudah pandai untuk bersyukur. Diri yang bersedia berjuang dan berkorban, namun ikhlas terhadap ketetapan. Semua itu akan ada masanya. Untuk mencapai masa itu, kita perlu melewati setiap detail perjalanan kita saat ini, sebaik-baiknya 🙂

[MUARA]
begitu indah bila semua yang kita lakukan bermuara pada keridhaan-Nya
bukankah kita juga ingin hidup ini bermuara pada jannah-Nya
lalu apa yang kita cari?

“Mbak tolong fotoin ya!”
Daan ternyata blurry seperti ini 😅
Tapi nggak papa, malah ala-ala 😂
In frame : me with Uti dan Ririn. Sebagian cewek-cewek ‘setrong’ demisioner DPP FMKI.
#latepost
Kerangka Sampel Area: Menyiapkan Data Luas Panen yang Kredibel
Fresh from the oven nih!
Kerangka Sampel Area: Menyiapkan Data Luas Panen yang Kredibel
Bertumbuh Bersama Kamu
“Jangan cintai aku apa adanya,
jangan pernah. Tuntutlah sesuatu, agar kita jalan kedepan”-TulusSepenggal
lirik lagu ini telah menginspirasi saya dalam mempersiapkan diri bertumbuh
bersama kamu. Saya ingat sekali pesan kamu, bahwa masing-masing kita harus
berusaha menjadi luar biasa, the quality
should be over the quantity. Setiap tujuan yang kita rangkai bersama haruslah
menjadi hal luar biasa. Luar biasa dimata Allah tentunya. Seketika, saya dengan
tanpa ragu mengazamkan dalam hati untuk berusaha menjadi luar biasa. Dari
segi apa? Effortnya, belajarnya,
doanya, dan tawakalnya.Bagi saya,
pernikahan adalah tempat bertumbuh selama-lamanya dan yang disebut
selama-lamanya itu lama. Maka, semoga saya dan kamu selalu menyediakan
ruang-ruang untuk kita agar senantiasa bertumbuh menjadi versi terbaik dari
diri kita, lalu berjuang bersama membangun keluarga terbaik versi kita secara
sinergis. Dalam masa bertumbuh itu, nantinya akan banyak sekali perbedaan yang
akan kita temui. Namun, harus kita pahami bahwa perbedaan-perbedaan itulah yang
menjadi media terbaik untuk terus bertumbuh.Setiap kita akan menjadi guru
dan sekaligus sebagai murid dalam waktu yang bersamaan. Kita akan saling
terbuka dan berjuang menanggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk kita,
kebiasan-kebiasaan yang mungkin akan menghambat mimpi kita. Salah satu
contohnya adalah kebiasaan menunda, dan rasa malas yang menyelimuti kita dalam
menjalani hari. Untuk itu, saya akan mencoba ikhlas untuk menerima saran dari
kamu agar nantinya keluarga kita menjadi lebih baik.Sebab, orang-orang yang
saling mencintai akan ikhlas dengan setiap perubahan yang berbuah kebaikan.
Tanamkan kembali bahwa mimpi kita adalah menjadi keluarga pembangun peradaban.
Keluarga yang semoga bisa dikagumi penduduk langit dan bumi. Semoga!
Yang paling sedikit penyesalannya adalah yang paling banyak sabar dan syukurnya. Karena pada akhirnya, keberuntungan hanya akan datang dari keduanya.
— Taufik Aulia
karena hidup adalah rangkaian sabar dan syukur
Keluarga yang Beruntung
Anak-anak yang beruntung bukan mereka yang bergelimang harta dan fasilitas mewah dari orangtuanya.
Anak-anak yang beruntung adalah yang mereka yang bergelimang hikmah dan keimanan dari orangtuanya.
Mereka beruntung karena kelak ajaran orangtuanya begitu dibutuhkan dalam menjalani setiap fase kehidupan.
Dan orangtua yang beruntung adalah mereka yang sudah tidak lagi hidup, tapi pahala terus mengalir untuknya, ialah doa dari anak-anak yang shaleh shalehah 🙂
💞