“🍁 Many who aspire to change the world, invariably struggle to win the first battle of the day- Fajr salah.”
— Bilal Philips (via amatullah-hhh)

Jalan-jalan, ketemu orang baru, dan belajar dari orang lain, itulah yang membuat hari-hari saya di Maluku Utara lebih hidup. Alhamdulillah yah!
Teaching and Traveling #9 di Desa Tolofuo, Loloda, Halmahera Barat, bersama 1000 Guru Malut
Jogja adalah ruang bagi setiap rindu yang meminta untuk ditenangkan. Rumah bagi setiap ingatan yang ingin pulang dan kembali ketika jarak sudah mulai menyesak.
—ibnufir
Pagi adalah koentji. Senin adalah koentji. Bangun kesiangan di Senin pagi berarti kamu kehilangan koentji.
— Taufik Aulia
Selamat pagi! Jangan lupa dhuha ya hari ini 🙂

[Jarak]
Kata mb Urfa berjarak kadang bukan pilihan bagi sebagian orang. Relatable sekali yak! *ups
Kalo dikasih pilihan aku pasti milih pekerjaan yang deket sama rumah, deket sama bapak ibuk. Tapi terkadang ada hal-hal yang sudah Allah tetapkan, barangkali Allah ingin memberi kita keluasan untuk belajar lagi, menata rindu salah satunya. Tapi pelajaran tentang rindu ini tak tau kapan akan berakhir. Karena pun, sudah 5 tahun hidup jauh dari bapak ibuk, rasa ingin pulang selalu menghampiri. Masih sama kuatnya dengan pertama kali melihat Jakarta.
Hanya satu harapanku, semoga dalam tiap hembus rindu, Allah sisipkan kebaikan dan pahala bagi kami yang sabar menanti untuk bertemu. Amiin.

[Peran]
Aku percaya bahwa kita memiliki peran tersendiri di dunia ini.
Kenapa pekerjaan saya begini sementara dia begitu? Wah dia sepertinya sangat begitu, saya kok begini?
Barangkali peran seperti yang kita miliki saat ini memang dibutuhkan dunia.
Jadi tugas kita menjadi lebih sederhana, menjadi sebaik baik pemeran, ingat selalu sutradara yang Maha Mengatur kita.
Walaupun menjalani peran ini terkadang tidak sesederhana itu. Rumit pasti, lelah bisa jadi. Tapi…jangan sampai semua itu membuat kita menjauhkan diri dari yang Maha Memberi.
Semoga apapun peran yang kita jalani akan membawa manfaat bagi orang lain dan memberi seluas-luasnya ruang kebaikan. Amiin.
Salam, dari seseorang yang menjalani perannya meski di pelosok negeri.

Alhamdulillahirabbil’alamin.
I am beyond grateful for what I have learned so far in 2018. I thank Allah SWT for giving me a bunch opportunity to learn, grow, and survive. I am blessed to have so many great things in life -Allah SWT, family, friends- among every challenge in 2018.
Fabiayyi ala irabbikuma tukadziban.
So which of the favors of your Lord would you deny?
I am ready to learn and share more in 2019. Bismillahirrahmanirrahim

This is good for the soul and the health 🙂
One of the hardest battles we fight is between what we know and what we feel.
Hallo
Lama nggak ketemu di sini 🙂