Jogja selalu memiliki cerita;
Tentang hati-hati yang menggenggam dengan hati-hati, lalu ternyata remuk karena genggamannya terlalu erat
Tentang jiwa-jiwa yang jatuh cinta, lalu patah setelahnya
Tentang rona-rona merah muda, lalu menggugu biru karena taksanggup kuperdengarkan padamu–perihal aku yang mendekapmu sebegitunyaKemudian kau pergi.
Sedang aku masih bingung memeluk diriku sendiri.
Tapi Jogja selalu memilikiku, tak seperti kamu yang awalnya begitu
lalu melepasku dengan sengajaSejatinya aku bebas sedari dulu, seperti katamu
Hanya saja, kembali, dan selalu begitu…Jogja menahanku, melupakanmu.
Yogyakarta, 9 Juli 2016.
KOK SEDIH YA 😂😂😂
duhhh 😅