Saya lagi nonton kajian sirah nabi dari KHB. Ada satu hal yang mungkin ada manfaatnya jika dibagi.
Di kajian tersebut dibahas tentang kehidupan nabi ketika berumur sekitar 25 tahun. 15 tahun sebelum fase kenabian.
Diceritakan bahwa salah satu kunci sukses nabi dalam berdagang adalah karena kejujurannya yang luar biasa.
Selain jujur, kunci sukses lainnya adalah nabi mempermudah dalam transaksi jual beli. Diceritakan bahwa nabi tidak pernah alot dalam melakukan tawar menawar ketika melakukan jual beli. Apabila sudah mendapatkan keuntungan yang cukup, beliau mudahkan negosiasinya.
Dari Jabir Bin Abdillah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT akan memberikan rahmat kepada seseorang yang mempermudah ketika menjual, mempermudah ketika membeli dan mempermudah ketika menagih hutang.“
Saya kebetulan pernah dengar juga hadis yang bunyinya hampir mirip dengan hadis di atas ketika menyimak kajian para sahabatnya Yasir Qadhi di seriesnya Usman Bin Affan.
“Allah memasukkan ke dalam surga seorang mempermudah jual beli, menghukum dan terhukum.” (Al-Musnad, 1/57, dishahihkan oleh Ahmad Syakir, 410)
Salah satu bentuk kedermawanan Usman bin Affan pun mempermudah urusan jual beli.
Mungkin bahasa gampangnya dari 2 hadis ini adalah. Jangan sadis-sadis kalau nawar barang dagangan, atau misal si pedagang lagi ga ada uang kembalian.
Biarlah… beri sedikit keuntungan bagi si pedagang. Dan apabila kita yang berdagang, lepaslah apabila kita memang sudah untung. Semoga Surga yang menjadi ganjarannya.
Saya dulu termasuk yang tertohok sama hadis ini. Semoga saya ga sendiri.
– Agung Islam IDN
Noted!
Jangan sadis saat menawar dagangan.