Sumber Kebahagiaan

tulisdulu:

Jika masih menganggap bahwa sumber kebahagiaan berasal dari uang, maka sebenarnya uang itu hanyalah kertas pindah. Uang tak selamanya selalu berada dalam genggaman. Pasti akan ada saatnya kita tidak bahagia.

Jika ada yang menganggap bahwa jabatan adalah sumber kebahagiaan, maka sewaktu-waktu jabatan itu akan turun. Pasti akan ada saatnya kita tidak bahagia.

Jika ada yang menganggap bahwa pujian adalah sumber kebahagiaan, maka ada kalanya mendapat caci. Pasti akan ada saatnya kita tidak bahagia.

Jika dekat dengan seseorang menjadi sumber kebahagiaan, maka ada kalanya terjadi perpisahan. Pasti akan ada saatnya kita tidak bahagia.

Maka carilah kebahagiaan yang tak akan pernah terguncang oleh situasi apapun, yakni Laa Illaha Illallah.. Tiada Tuhan selain Allah.
Tidak menuhankan harta, jabatan, manusia ataupun yang lainnya.

Sebab sesungguhnya sumber kebahagiaan itu hanyalah berasal dari Allah.
“Amat sangat berbahagia orang yang mensucikan dirinya. dan amat sangat sengsara orang yang mengotorinya”.

Maka hindarilah mencari sumber kebahagiaan kepada selain Allah.
Terlebih mencari kepada manusia. Sebab manusia tak mampu. Makhluk itu sama seperti kita, sama-sama banyak persoalan, sama-sama lemah, tidak berdaya, kurang bijaksana, ilmu sedikit, wawasan terbatas.

Carilah kebahagiaan yang tidak berbatas kasih sayangnya, yakni dari Allah SWT.

Jika mencari kebahagiaan dari makhluk, pasti akan menemukan kecewa. Maka sungguh berbeda, jika mencari kebahagiaan kepada Allah. Sebab Allah Maha Luas kasih sayangnya. Tak akan pernah habis walaupun Allah menyayangi banyak makhluknya.

Puji-caci, sehat-sakit, didekati-dijauhi, mudah-sulit, naik-turun jabatan, kaya-miskin, sungguh semua itu tidak ada apa-apanya. Selama Allah menurunkan ridho-Nya, hal itu sudah sangat cukup bagi kita.

Alangkah mengherankan jika ingin berbahagia akan tetapi tidak pernah bersungguh-sungguh kepada sumber pemilik segalanya.
Ibadah hanya waktu sisa. Ketaatan dikesampingkan. Maksiat masih giat.
Astagfirullah 😥

@tulisdulu

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai