Contoh yang paling sering kita temui/rasakan yaitu penyelenggaraan acara pernikahan. Mau semewah, semegah, atau sebagus apapun acaranya, tetap saja ada orang yang mencela atau mencacat. Mau disederhanakan sesuai tuntunan syari’at dan sunnah Rasul pun, juga pasti ada saja orang yang mencela atau mencacat.
Hal ini tidak hanya terjadi dalam masalah penyelenggaraan acara pernikahan, tapi dalam semua hal, terutama tentang pilihan-pilihan hidup yang sedang kita jalani atau yang ingin kita jalani. Pun termasuk dalam hal menulis. Mau sebagus dan semenarik apapun sebuah tulisan, pasti ada saja orang yang mencela atau tidak suka.
“If you live for other people’s acceptance, you will die from their rejection.”