Ada yang diam-diam, Ada yang terus terang

luqmanomen:

Ada yang diam-diam, mengamatinya dari jauh, meski itu melalui kabar dari teman, hanya untuk tahu bahwa dirinya baik-baik saja. Ada yang diam-diam mendoakannya, agar tetap disendirikan sampai sampai ia mendatanginya suatu hari. Ada yang diam-diam menjadikannya alasan untuk mengubah dirinya menjadi lebih baik. Ia sedang mengusahakannya

Tapi ada yang terus terang menjadikan cintaNya dan pengharapanNya yang utama dibandingkan yang lainnya. Mencintai dan membenci sesuatu karenaNya. Apapun bentuknya, semoga tidak melebihi cinta pada Dzat yang paling layak dicintai. Cinta yang selalu menghadirkan petunjuk. Cinta yang tumbuh bersama pengharapan di sepertiga malam yang teduh. Cinta yang membentengi dari mata dunia yang palsu. Cinta yang tak akan habis oleh waktu

Karena ia begitu yakin,  bahwa keindahan cinta, tatkala sebuah cinta dibangun batas dasar keinginan meningkatkan keimanan dan ketakwaan diri maupun bersama hingga tercapai bahagia di dunia hingga akhirat

Ya Allah, perbaiki kami dan bekali kami dengan kekayaan iman dan kematangan hati, dan pertemukan kami dengan seseorang yang cantik imannya, yang selalu menjaga dirinya dalam kesucian, yang menjadikan dunia laksana ladang amal dan surga, sebelum nikmat surga yang sebenarnya.  Yang mampu satukan dua perbedaan dalam satu ikatan suci. Yang mampu melihat kekurangan sebagai kesempatan baginya untuk melengkapi dan menjadikan kelebihan sebagai kekuatan baginya. Yang dapat saling mengisi seperti matahari dan bulan. Yang dapat menikmati perjalanan  dalam kesetiaan ruang keshalehan dan kasih sayang, hingga sejarah menutup akhir perjalanan. Hingga rambut memutih. Hingga ajal kan datang menjemput diri.

Terus diulang, agar doa itu semakin mengangkasa, agar doa itu semakin kuat menggetarkan bumi dan langit serta mampu membuat sang Rabbi memberikan kuasaNya untuk menjadikan doa itu terwujud.

Semoga, doa yang sama juga sedang dipanjatkan seseorang. Agar doa-doa itu semakin menyatu dan meyakinkan Allah untuk memberikan keridhaanNya.

Aamiin.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai