Dear my future, inginku tak muluk. Aku ingin saat melihatmu di tiap hariku, yang kuingat adalah Allah. Yang mengingatkanku bahwa pertemuan kita adalah semata-mata ibadah, mengingatkanku bahwa ada mimpi yang masih akan kita perjuangkan bersama. Bukan ego pribadi tentang menjadi apa atau ingin mencapai apa, tapi tentang mimpi-mimpi besar yang dengannya jadi jembatan kita menuju surga. Bukankah kau memilihku untuk menemanimu kesana?

Maka saat kita nanti menulis mimpi bersama, ada pertanyaan besar yang harus kita jawab sebelumnya,“Kenapa kita mengejarnya?”. Apakah ini hanya ambisi dunia semata atau sarana bagi kita memperoleh ridhaNya?

©Quraners (via quraners)

Teriring doa dan harapan untuk kelak bersama mewujudkan harapan yang lebih besar lagi. Meraih ridho-Nya semata. Amiin ya Rabb.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai