
…keep going ahead, slowly but surely…
.walk ahead.

…keep going ahead, slowly but surely…
.walk ahead.

# angelic youngest little sister #
Manusia butuh jeda. Entah sejenak, bisa juga sedikit lebih panjang
-taken from: Life Traveller by windy-
our greatest glory is not in never falling. But rising in every time we fall
cuman pengen ngomong.. “PRAY FOR TOMORROW” :3
semoga bisa jadi awal yang baik buat adek kelas yang akan nerusin perjuangan kami:)
tapi, sebelum kami purna, aku sebenernya pengen kita ngadain satu acara lagi yang “wow” bahkan bener-bener WOW ! #amiiinn..
…karena ‘kami’ juga nggak mau dipandang sebelah mata, kawan 😀
Keep calm
Keep humble
Think wisely ..
a piece of today’s learning
they are great couple..
makes me touched .. longlast yea.. :’D
Tidaklah mudah bagi seseorang untuk membagi dirinya ke dalam dua hal atau lebih [tanggungjawab; amanah] secara adil [dengan porsi yang sama].
Ia akan cenderung ke salah satu hal [biasanya di mana tanggungjawabnya lebih besar]. Dan inilah yang membuktikan bahwa “keadilan” itu tidak mudah dilakukan.
yeah, hari ini jiwa enterprenerku sedang diuji (hallah), yups, seharian jualan es krim dan segala macem di Try Out Sintesa 2012. Seneng sih, apalagi kalo pas yang beli buanyak. hehehe
Ya, inilah kenikmatan berjualan, saat dagangan laris diserbu pembeli,
Walaupun sebenernya udah capek banget ni badan, tenagaku diperas seharian, trus tadi sore masih rapat pemuda sampe habis mahgrib disela derasnya hujan. Terus, malam ini masih harus berkelut (kembali) dengan tugas-tugas pelajar yang nggak ada habisnya, Oh, GOD…give me a little strength to stand..
dan waktu pun mulai kembali mengejarku..
mengejar aku yang baru saja bangun dari jatuhku
lalu aku harusnya berlari
tapi aku enggan
masih ingin menjadi orang yang senggang, santai, dan menikmati semuanya:9
namun,
waktu menuntutku untuk berlari
membereskan semuanya dengan cepat dan baik tentunya
banyak hal yang harus dibereskan
banyak hal yang harus [sekedar] dipikirkan
banyak pula yang harus diteliti kembali, ditata dengan rapi
lalu semua berkumpul di sini, di otakku yang belom semua selnya ikut bekerja
alhasil, kegalauan, kebimbangan, keribetan dan seringnya “kehebohan” [harap maklum kalo ini, hehe] sering muncul
menimbulkan suatu keadaan yang senantiasa membuatku sesak, tertahan, membuncah
tak mampu berkata lagi, ketika aku harus kembali pada keadaan seperti ini, seperti yang biasanya aku rasakan
Baiklah, last words, cuman bisa bilang “wake up!!!!” sama diriku sendiri
Lalu mulutku hanya terus berkata “semangatt!!!”